Jakarta| Jejakkriminal.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago bersama Panglima Koarmada RI, Denih Hendrata meninjau barang bukti distribusi ilegal pasir timah di Markas Koarmada RI, Jakarta, Selasa (12/5). Tim gabungan TNI dan Polri berhasil menggagalkan upaya distribusi ilegal pasir timah dengan total berat kurang lebih 16 ton di kawasan Pantai Indah Kapuk 2. Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas juga menemukan dokumen fotokopi risalah lelang KPKNL Batam yang menunjukkan PT Mineral Anugrah Semesta tercatat sebagai pemenang lelang pasir timah senilai Rp800,267 juta. Sepanjang 2025, TNI Angkatan Laut melalui Koarmada RI dan jajaran berhasil menggagalkan berbagai aksi penyelundupan dan kejahatan maritim dengan total nilai ekonomi negara yang diselamatkan mencapai lebih dari Rp14,7 triliun. Operasi tersebut juga disebut berhasil menyelamatkan sekitar 24,5 juta jiwa dari ancaman kejahatan, terutama penyalahgunaan narkotika. Keberhasilan itu menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia. Sementara itu, pada periode Januari hingga Mei 2026, TNI Angkatan Laut kembali menggagalkan sedikitnya 26 aktivitas ilegal dengan total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp112,9 miliar serta menyelamatkan 6.715 jiwa. Operasi tersebut mencakup penggagalan penyelundupan narkotika jenis sabu, sianida, pasir timah, arang bakau, rokok ilegal, balpres, sisik trenggiling, benih bening lobster, kayu ulin, hingga PMI nonprosedural. Selain itu, TNI AL melalui Puspenerbal juga berhasil menggagalkan empat aktivitas ilegal lainnya dengan potensi kerugian negara sebesar Rp2,6 miliar serta menyelamatkan 51.855 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan obat keras berbahaya. (Sumber ;IDM) Post navigation Hello world!