Walikota Pangkalpinang Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hut RI Ke-80

Nasional82 views

Pj Walikota Pangkalpinang bersama Jajaran Forkopimda, TNI Polri dalam rangka Menyambut Kemerdekaan RI yang Ke-80, Minggu (17/08/25)

 

PANGKALPINANG| Jejakkriminal.com –Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di halaman Walikota Pangkalpinang, Minggu (17/8/2025). Dalam amanatnya, Unu menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat

M. Unu menyampaikan, dalam menjaga kemerdekaan bangsa bukan hanya tugas para pejuang di masa lalu, tetapi juga menjadi tanggung jawab generasi sekarang. Tradisi itu, menurut tokoh masyarakat, harus terus dipelihara setiap hari agar semangat perjuangan tidak pernah pudar.

Kemerdekaan yang dinikmati saat ini diraih melalui perjuangan panjang dan pengorbanan darah para pahlawan. Karena itu, generasi muda diingatkan untuk tidak sekadar menikmati hasilnya, melainkan ikut berperan aktif mengisi kemerdekaan dengan karya dan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kalau bukan kita sendiri yang menjaga rumah kita, siapa lagi? Kemerdekaan ini diperjuangkan dengan darah dan air mata, maka sebagai generasi penerus kita wajib mengisinya sesuai tema besar kemerdekaan, yakni bersatu, berdaulat, sejahtera, dan Indonesia maju,” ungkapnya .

Ia menegaskan, generasi muda harus tampil di garis depan dalam berbagai sektor pembangunan. Hal itu termasuk mendukung seluruh program pemerintah kota yang berpihak pada masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh warga Pangkalpinang.

“Generasi muda harus berjuang lebih baik dan lebih maju dalam segala hal, termasuk mendukung Kota Pangkalpinang agar positif dan berhasil melaksanakan program-programnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan pesan khusus menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2025. Masyarakat diminta bijak dalam menentukan pilihan politik, serta memilih pemimpin terbaik bagi Kota Pangkalpinang.

“Pilkada harus dilaksanakan secara jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia (jurdil dan luber). Jangan sampai ada praktik-praktik yang menimbulkan masalah atau merusak suasana demokrasi kita,” tegasnya.

Pesan ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus dorongan bagi generasi muda untuk terus menjaga kemerdekaan, tidak hanya dengan mengenang sejarah, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam pembangunan dan demokrasi di Kota Pangkalpinang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed