Sambangi Masyarakat Kecamatan Taman Sari, Molen : Yok Kite Ngobrol Same-Same

Nasional36 views

Pangkapinang| Jejakkriminal.com- WaliKota Pangkalpinang Molen bersama masyarakat Taman Sari menggelar acara “Ngopi Pekat”di Gor Kacang Pedang,Kecamatan Taman Sari Selasa,( 07 /02/2023) malam

Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Kota Pangkalpinang,Plt. Sekda Kota Pangkalpinang,Pada Asisten dan Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Pangkalpinang,Camat Taman Sari,Lurah Se-Kecamatan Taman Sari Ketua RT dan RT Di Lingkungan Kecamatan Taman Sari, dan masyarakat Kecamatan Taman Sari

Dalam kesempatan itu Wali Kota Pangkalpinang, Dr. H. Maulan Aklil,menyampaikan bahwa inti acara ini adalah duduk bareng dan membahas apa saja.

“Mari duduk bareng bersama kita, tidak formal, membahas apa saja, kata kuncinya yok kite ngobrol same-same, tidak ada dusta diantara kita. Kalo ada sandungan dihati, sampaikan saja”Kata Molen

Masih kata Molen,Ngopi Pekat juga telah dilaksanakan diberbagai Kecamatan seperti Pangkalbalam dan Gabek. Kedepan, sambung Molen, rencananya Ngopi Pekat akan dilakukan secara roadshow ke kelurahan-kelurahan untuk berjumpa dengan masyarakatnya secara langsung.

Molen akan memastikan langsung asset tersebut apakah milik Pemerintah Kota Pangkalpinang atau bukan. Terkait pemanfaatan asset tersebut oleh PKK Kelurahan Kejaksaan, ia mengizinkan jika memang milik Pemkot Pangkalpinang.

“Yaudah kirim surat ke Wali Kota untuk pinjam pakai oleh PKK Kelurahan Kejaksaan”.

Terkait pertanyaan warga dari Kelurahan Kejaksaan mengenai pekuburan, Wali Kota Molen membeberkan rencana pihaknya untuk mendirikan pekuburan tepat di belakang lapas. Namun, rencana ini masih memiliki masalah karena adanya penolakan dari masyarakat sekitar. Molen memberikan solusi untuk sementara waktu menggunakan pemakaman di Kampak.

“Yang di Kampak sebetulnya itu kita buat bebas untuk siapapun, boleh kok, pak Camat nanti koordinasi, jangan di klaim hanya punya Gerunggang, jadi kalo dari Taman Sari mau ngubur disana silakan, itu milik semua 3,8 Hektare lah ready. Tapi target kita semua yang dibelakang lapas, untuk teknisnya nanti hubungi Ketua Yayasan pak Nur Muhammad” Bebernya

Selain itu, ada juga masukan warga perihal genangan air yang kerap terjadi di sekitar Kolong Kacang Pedang. Spontan, Wali Kota Molen memerintahkan Kepala Dinas PUPR untuk segera meninjau langsung.

“Kelak Kepala Dinas PUPR akan segera tinjau langsung, kita menangani sesuai skala prioritas karena perihal anggaran. Untuk tahun kemarin kami gali kolam retensi di Nyatoh, tahun ini diteruskan lagi,pelan-pelan ok, walau duit e besak akan tetap kami kerjakan” Ucap Molen

Tidak ketinggalan Widiastuti, Ketua RT 02 Kelurahan Kejaksaan mengusulkan agar Rumah Dinas Sekda yang dalam keadaan kosong agar dibersihkan dan diperbaiki

“Rumah Dinas Sekda sekarang kosong, kalo memang tidak digunakan tolong dibersihkan pak, semak belukarnya ngeri pak, terus lampu juga tidak ada, serem jadinya pak. Kalo boleh saya usul, plafonnya diperbaiki dulu untuk dibuat sekretariat PKK Kejaksaan”.Katanya

Ditempat yang sama salah satu Ketua RT yang akrab disapa Cuang memberi apresiasi kebijakan WaliKota Molen yang telah menaikan gaji RT. Ia menilai Molen telah memenuhi kebijakan tersebut.

“Pak Wali Kota sudah memenuhi janjinya,terimakasih Pak,ya” Ungkapnya.

Nir Wijaya, salah satu Ketua RW di Kelurahan Opas Indah juga sanjung kebijakan Molen untuk mendirikan Masjid Agung Kubah Timah yang akan menjadi simbol bagi Kota Pangkalpinang dan Bangka Belitung pada umumnya.

“Saya dukung kebijakan Pak Wali untuk mendirikan Masjid Agung Kubah Timah,karena akan menjadi simbol Kota Pangkalpinang”Ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed