oleh

Letda Inf Joni Plt Danramil 0820/24 Tiris, Turut Hadir Tinjau Jembatan Putus

Probolinggo|Jejakkriminal.com-Dampak banjir yang terjadi di Dusun Sumberkepung Desa Andungbiru beberapa hari yang lalu, menyebabkan putusnya akses jembatan alternatif pengubung dua kecamatan (Kecamatan Tiris dan Krucil). Kini sudah dibangun kembali.

Forkopimda Kabupaten Probolinggo meninjau langsung ke lokasi sebagai bentuk tanggungjawab atas kejadian alam tersebut. Nampak hadir Plt Bupati Probolinggo Drs. H.A. Timbul Prihanjoko, Letkol Arh Arip Budi Cahyono. SE, Dandim 0820/Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, S.H, S.I.K., M.Si, Kapolres Probolinggo.

Turut mendampingi rombongan yaitu, Andi Suryanto Wibowo Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Rahmad Waluyo Kalaksa BPBD, Taufik Alami S.sos, MSi Kadishub, Ahmad Waluyo Kepala PUPR, Andi Arif Kepala Dinas Sosial, Prijono Kepala Dinas Perkim, Gatot Ardian Agustriono, SH Sp.M Kepala Pengadilan Negeri, Achmad Aruman Kasatpol PP, Nadda Lubis SH Kajari Kabupaten Probolinggo, Bambang SinggihbKabid lalin Dishub.

Dari Forkopimka Tiris juga hadir, Teguh Prihantoro. AP, Camat Tiris, AKP Agus selaku Kapolsek Tiris, Letda Inf Joni Plt Danramil 0820/24 Tiris, Abd Aziz Pj Kepala Desa Andung Biru beserta perangkatnya.

Rombongan tiba dilokasi Balai Desa Andungbiru sekira pukul 9.50 WIB. Namun, untuk menuju jembatan, kendaraan roda empat tidak memungkinkan karena akses jalan sempit, maka rombongan menggunakan sepeda motor trail.

“Rombongan Forkopimda menuju ke lokasi jembatan rusak yang terdampak banjir dan untuk saat ini dibuat jembatan sementara oleh warga masyarakat,” kata Letkol Arh Arip Budi Cahyono selaku Dandim 0820 Probolinggo, Kamis (27/1/2022).

Terpisah, Plt Danramil 0820/24 Tiris, Letda Joni menerangkan bahwa jembatan yang mengalami kerusakan tersebut sebagai penghubung antara Desa Sumber Duren Kecamatan Krucil dengan Dusun Sumberkepung Desa Andung Biru Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.

“Alhamdulillah, forkopimda berjanji akan segera membangun jembatan permanen yang menghubungkan dua kecamatan ini, mengingat karena jembatan merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar,” tandas Letda Joni.

(Agus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed