Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi terkait Kasus Dugaan Korupsi Importasi Gula

Nasional44 views

Ketut Sumedana Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI (Foto : ist) 

Jakarta| Jejakkriminal.com – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan importasi gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana periode tahun 2020 hingga 2023.

Ketut Sumedana Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapispenkum) Kejaksaan Agung menyampaikan kepada wartawan, Penyidik Pidana Khusus Kejagung sudah memeriksa 3 orang saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan impor gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana priode tahun 2020 hingga 2023.

“Tiga saksi yang diperiksa adalah JPSDW, yang menjabat sebagai Kasi Kawasan Berikat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tahun 2017, HPT yang menjabat sebagai Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai I KPPBC TMPB Pekanbaru, serta EW yang menjabat sebagai Kasubdit Tempat Penimbunan Berikat Direktorat Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai,” ungkapnya, Selasa (19/3).

“Ketiga saksi tersebut diperiksa dalam rangka memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait importasi gula oleh PT Sumber Mutiara Indah Perdana selama periode yang disebutkan,” imbuhnya.

Sementara itu Tim Jaksa Penyidik memastikan bahwa pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku guna memastikan kebenaran fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Perkara ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Agung dalam memberantas korupsi di sektor perdagangan, yang merupakan salah satu prioritas dalam penegakan hukum demi mewujudkan keadilan dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya negara.

Kejaksaan Agung berkomitmen untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional serta transparan guna mengungkap dan menindak tindak pidana korupsi secara tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed