oleh

Kawasan Hutan Konservasi (Mangrove) Di Hajar Penambang Timah

Bangka Barat| Jejakkriminal.com-Puluhan Unit Ponton jenis Rajuk tower , user user dan tambang darat milik warga Dusun Pebuar beraktivitas dikawasan Hutan Konservasi (bakau) di Dusun Pebuar Desa Pebuar Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat,Jumat (04/02/2022)

Dari hasil laporan warga setempat yang tidak mau disebutkan identitasnya,menyebutkan ada puluhan unit ponton rajuk tower,user user dan tambang darat yang beroperasi dikawasan hutan bakau (Konservasi)itu.

“Ada puluhan unit ponton disana pak” sebutnya.

Kawasan Hutan Konservasi (Mangrove) Di Hajar Penambang Timah

Jumri Kepala Desa Pebuar saat diminta keterangannya terkait aktivitas tambang rajuk tersebut,mengatakan bahwa pihaknya sudah berkali kali menghimbau agar tidak menambang dikawasan konservasi itu.

“Sudah berkali kali saya himbau agar mereka tidak menambang dikawasan itu,karena kawasan itu masuk kawasan larangan yaitu hutan kawasan bakau/konservasi” ungkapnya Jumri melalui handpone selulernya Jum’at (04/02/2022) kepada Awak media .

Selanjutnya pihak media menghubungi pihak KPH Jebu Bembang Antan untuk meminta konfirmasi terkait aktivitas tambang dikawasan Konservasi itu.Ruly selaku Polhut KPH Jebu Bembang Antan saat dikonfirmasi melalui Handpone selulernya (04/02/2022), membenarkan bahwa kawasan itu masuk kawasan konservasi dan sudah dipasang plang larangan menambang dikawasan itu. Namun demikian pihaknya akan melakukan pengecekan kembali pada hari Senin minggu depan.

“Benar pak,kawasan itu adalah kawasan konservasi (bakau) dan plang larangan menambang sudah kami pasang disana” jelasnya.

“Nanti hari senin kami beserta tim akan melakukan pengecekan ke lokasi ” tambahnya.

Dilihat dari fungsi hutan,kawasan hutan konservasi (bakau) sangat penting bagi kehidupan ekosistem didalamnya dan perlu untuk dilestarikan.Sehingga sangat diharapkan pihak pihak terkait dalam hal ini Dinas Kehutanan dan Aparat Penegak Hukum untuk segera menertibkan aktivitas tambang tersebut demi kelestarian hutan bakau dikawasan itu.

(Tim )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed