Karang Taruna Padangsidimpuan Bantah Tegas Tuduhan Jual Beli Titik SPPG ke Walikota Letnan Dalimunthe

Nasional17 Dilihat

PADANGSIDIMPUAN| Jejakkriminal.com- Selasa 9 Juni 2026 Tudingan terkait desakan pemeriksaan terhadap Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe atas dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG dibantah keras Karang Taruna Kota Padangsidimpuan.

Ketua Karang Taruna, Eflyn Anggara Harahap, menyebut isu tersebut tidak berdasar fakta di lapangan dan sarat muatan politis.

“Pertemuan Walikota Letnan Dalimunthe dengan jajaran Badan Gizi Nasional BGN, termasuk Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Sony Sanjaya, murni langkah kedinasan. Tujuannya mempercepat pembangunan infrastruktur Dapur Makan Bergizi Gratis MBG di Padangsidimpuan,” ujar Eflyn, Selasa 9/6/2026.

Ia menegaskan tugas kepala daerah adalah menjemput bola ke pemerintah pusat agar kuota pembangunan untuk daerah maksimal. “Jangan jadi dukun dan paranormal yang menebak dan mengira-ngira. Lihat hasilnya nyata. Setelah koordinasi intensif, kuota Dapur MBG di Padangsidimpuan akhirnya terpenuhi dan berjalan. Jangan memutarbalikkan kinerja positif ini jadi komoditas fitnah,” tegasnya.

*Sinergi MBG dengan Koperasi KDKMP untuk Petani Lokal*  

Sebagai Ketua Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih KDKMP Kota Padangsidimpuan, Eflyn menambahkan pihaknya fokus menyiapkan skema hilirisasi ekonomi dari program nasional tersebut.

“Kami di KDKMP bersama jaringan Karang Taruna sedang menggodok langkah strategis agar program MBG terkoneksi dengan potensi desa dan kelurahan. Kami pastikan pasokan bahan baku untuk Dapur MBG melibatkan Koperasi KDKMP sesuai aturan. Tujuannya agar hasil bumi dan produk pertanian masyarakat Padangsidimpuan terserap maksimal dan langsung berdampak ke ekonomi warga,” lanjutnya.

*Imbau Jaga Kondusifitas*  

Sebagai mitra resmi pemerintah, Karang Taruna meminta pihak tertentu berhenti menyebarkan opini berbasis asumsi yang memperkeruh suasana.

Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi narasi sepihak dan tetap fokus mendukung program kolaborasi pemberdayaan ekonomi petani lokal.(arios)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *