KOBA| Jejakkriminal.com – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama Forkopimda melakukan seremoni peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni yang dibangun untuk seorang Purnawirawan Polres Bangka Tengah, Sahrul Sani, di Desa Nibung, Kecamatan Koba, Rabu (13/08/2025).
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Diperkimhub) Bangka Tengah bekerja sama dengan Polres Bangka Tengah dan PT Arsari Tambang melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) mereka.
“Kita gugah PT Arsari Tambang melalui program CSR-nya untuk bisa membantu salah satu purnawirawan Polri yang ada di Bangka Tengah. Alhamdulillah, ini peletakan batu pertama kita laksanakan hari ini,” ujar Algafry.
Dirinya juga mengatakan bahwa pembangunan Rumah Layak Huni ini merupakan giat Polres Bangka Tengah untuk membantu anggota Polri yang telah menjadi purnawirawan.
“Sejauh ini sudah ada 7 unit rumah yang telah dibantu oleh PT Arsari Tambang. Kita harap daerah lainnya juga bisa mendapat bantuan. Semoga melalui bantuan ini, dapat menumbuhkan semangat untuk saling tolong menolong, menghormari, menjaga dan memperhatikan satu sama lain,” ungkap Bupati.
Sementara itu Kapolres Bangka Tengah, AKBP I Gede Nyoman Bratasena, merasa mendapat rezeki yang luar biasa atas pembangunan Rumah Layak Huni Purnawirawan Sahrul Sani.
”Melihat rumah Bapak Sahrul Sani ini memang perlu ditingkatkan kualitasnya, kemudian setelah Pemda berkomunikasi dengan PT Arsari Tambang, syukurlah pembangunan disetujui. Tentunya ini rezeki besar bagi keluarga Polri, selain itu setiap tahun kita juga akan lakukan kegiatan anjangsana seperti biasa dan semoga kegiatan pembangunan Rumah Layak Huni Purnawirawan akan terus ada,” pungkasnya.
Purnawirawan Polri, Sahrul Sani (66), mengaku terharu dan bersyukur, atas perhatian yang diberikan. Dirinya tidak menyangka masih mendapatkan kepedulian dari institusi yang pernah ia berdinas.
“Rasanya bangga, sebagai Purnawirawan Polri masih mendapat perhatian, karena selama 8 tahun pensiun, baru kali ini mendapat bantuan pembangunan rumah layak huni,” ujarnya.
Sahrul menceritakan, sebelumnya ia sudah berdinas selama 38 tahun.
“Saya sendiri sebelumnya sudah berdinas selama 38 tahun, terakhir bertugas di Polres Bangka Tengah. Saya berharap, pimpinan bisa terus memperhatikan nasib purnawirawan seperti saya ini. Jika ada yang susah, mohon agar dapat dibantu,” harapnya. *Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah