Pasi Ops Kodim 0413/Bka Mengikuti Focus Group Discussion

Nasional493 views

Pangkalpinang| Jejakkriminal.com – Pasi Ops Kodim 0413/Bangka Mayor Inf Parisen Ginting mewakili Dandim 0413/Bangka Kolone Inf Deny Noviandi mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang sosialisasi kebijakan pemerintah dalam penyusunan harga BBM di Ruang Naga Mapolresta Pangkalpinang Jl. Ayani Kel. Batin Tikal Kec. Tamansari Kota Pangkalpinang, Senin (12/09/2022).

Acara di laksanakan secara zoom metting Gedung Tribrata Polda Babel dengan tema “Strategi Pemerintah Pada Program Subsidi BBM Tepat Sasaran untuk Indonesia Pulih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.

Acara yang diadakan antara lain paparan materi, diskusi dengan maderator Suhardi dan Ida Agustina, Narasumber Anggota Komisi Vll DPR RI Bambang Pati Jaya S.E.MM, Kepala Kanwil Djpb Provinsi Babel Dr. Edih Mulyadi Sales Area Manager Retail Sumsel Babel Sadli, Ario Priambodo, Kadis Tenaga Kerja Babel Ir. Elfiyana dan Kepala Dinas ESDM Babel Amir Syahbana.Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kapolres Pangkalpinang AKBP Budi Murtiono, S.I.K., M H. Kajari kota Pangkalpinang di Wakili oleh Kasipidum Kajari Kota Apdullah Azis , Assisten II Kota Pangkalpinang Suryo, Perwakilan SPBU Selindung Topan

Kapolda Babel Irjen Pol.Yan Sultra Indrajaya mengatakan,” diketahui bahwa pada tanggal 3 september 2022 pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang tertuang dalam keputusan menteri ESDM nomor : 218.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang harga jual eceran jenis bahan bakar minyak tertentu dan jenis Bahan Bakar Minyak khusus penugasan.

Lebih lanjut Kenaikan harga BBM selalu menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, namun banyak pendapat yang muncul tanpa diikuti oleh data-data yang akurat yang dapat menimbulkan dilema terhadap masyarakat.

Saat ini penggunaan BBM subsidi masih belum tepat sasaran sesuai yang diharapkan oleh pemerintah. Pemerintah telah mengalokasikan belanja yang tadinya untuk subsidi akan dialihkan untuk memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat.

Sehingga dengan tambahan tersebut diharapkan pemerintah bisa menekan laju angka kemiskinan di indonesia.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan tersebut tidak hanya kegiatan seremonial semata, namun melalui kegiatan FGD ini dapat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa kebijakan yang diambil pemerintah adalah kebijakan untuk kebaikan kita semua masyarakat indonesia khususnya masyarakat Provinsi Kepulaan Bangka Belitung,” Pungkasnya.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed